Pramuka (lagi)? ~ Mau dibilang aku kena karma sih nggak peduli. Mau dipaksa seperti apa juga aku tetap saja kekeuh sama pendirianku sedari dulu. Tepatnya sedari SMP bahwasannya aku tidak suka dengan kegiatan pramuka. Sekali lagi ya biar enak, NGGAK SUKA KEGIATAN PRAMUKA.
Kenapa? Ya karena trauma sama sistem pengajaran kakak pembina yang seenak udelnya sendiri aja memanfaatkan wewenangnya sebagai senior. Hukum sembarangan, bentak-bentak seenaknya sendiri, tampak sok keren kecantikan dan kegantengan dengan bedge pating trempel di baju. Halah lah... Jika kalian bangga, sungguh aku sangat sebel dan benci. Wkwkwkwk.
Tapi ya gitu semenjak jadi guru. Kepepet dengan jargon "yang muda aja yang maju" ya jadinya jadi tumbal dengan dirombong guru-guru muda. Hahahaha. Sampai detik ini aku harus menerima realita bakal dampingi mereka Jambore selama 3 hari kedepan. Hidupku asyique kan! Hahaha...
Happy? Ya sbnrnya dibikin happy aja karena ini tugas sekolah ya. Jujur agak beratnya sih ninggalin anak, tapi ya mau gimana lagi. Aura adem datang dari nasehat bapak siang tadi pas pulang-pulang aku ngadu gitu sih. "Yo dijalani wae to nduk... Maalah dapat hiburan banyak nantinya". Haha.. bener juga ya, itung-itung buat pelarian rasa jenuhku di rumah.
Padahal ya kalau dipikir-pikir, sebenarnya kegiatan pramuka itu bagus. Melatih kemandirian, tanggung jawab, ketangkasan dan keberanian. Terlihat sih dari anak-anak yang dipilih untuk mewakili sekolah, selama latihan mereka antusiaaaas banget. Bahkan para orang tua juga mendukung banget. Hahaha...
Kepaksa? Ya ada juga rasa itu. Manusiawi kan 😂🤣. Dan ini ungkapan jujur woy. Hahaha. Bukan tanpa alasan sih ya. Trauma masa lalu memang masih melekat banget di ingatan aku. Makanya sangat disayangkan kalau semakin kesini semakin ngawur aja pelatihan pramukanya. Padahal kan ya gitu, aslinya seru kok.
Cuma mau pesen aja sih buat kalian adek-adek bantara ataupun kakak pembina. Tolong ya nggak usah yang bagaimana-bagaimana kalau mau kasih hukuman. Layaknya kenangan masa lalu bu Lita, pramuka di suruh ngemut permen relaxa secara bergantian dengan teman seregu. Pendidikan macam apa itu? Kan nggak pantas. Nah, ada baiknya kemas pembelajaran di kepramukaan itu dengan cara yang asyik dan terpenting adalah lebih manusiawi.
Udah deh.. bersiap untuk tugas esok hari. Semangat nggak semangat ya kudu semangat!
0 comments
Silahkan tinggalkan jejak di blog guru kecil ya. Mohon untuk tidak memberikan LINK HIDUP dalam kolom komentar. Jika memang ada,komen akan di hapus. Terimakasih;)