Hola..
Awal Mei
ini ada yang baru di blog saya. Ajakan tidak sengaja dari bu guru SMP ini
sebenarnya saya pikir becandaan. Berawal dari
status curhatan seorang istri yang ditinggal lembur ngerjain ASET (pulang pagi
terus...) 🙈🙈 dan berlanjut di chit chat, so
kita sepakati bahwa hari Senin adalah saatnya #MondaySchool a la Diajeng Witri
feat Bugurcil Chela. *keprokin donk*. Ciyeeee🙊🙊🙊🙊🙊
Tema kita kali
ini adalah tentang perayaan hari Kartini di sekolah. Sudah berlalu sih tapi
memang biasanya hari Kartini itu euforianya masih berasa sampai bulan April
selesai.
Baca punya Mbak Witri
PERINGATAN HARI KARTINI DI SMP ISLAM SUDIRMAN AMPEL
Seperti biasa
dari tahun ke tahun akan ada hari dimana bukan cuma anak-anak tetapi para orang
tua yang excited, yang rela mengantar anaknya sejak subuh untuk antri
dandan di salon. Ya, hari Kartini di sekolah saya semacam ajang pencarian miss
universe kelas dasar.
Tapi sayangnya....
Tahun ini ditiadakan :( huhuhu sedih banget saya sebenarnya. Jadi Kepsek bilang karena kelas y masih masa ujian . Kalaupun diadakan sih ya nggak mengganggu sebenarnya karena ujian selesai hari Kamis. Tapi jika kepsek tidak merestui, saya bisa apa. Dan sudah pasti anak-anak sangat kecewa begitupun para orang tua.
Kalau menelisik
perayaan Hari Kartini tahun kemarin memang biasanya selain diadakan upacara
yang petugasnya adalah ibu guru, dilanjutkan dengan para guru akan memimpin
rangkaian acara seperti lomba menyanyi, kartini kartono, bahkan pemilihan
penampilan terbaik. Sebagai bonus diakhir acara biasanya diadakan lomba joged.
Yah kebayang anak laki-laki dan perempuan berbaur di lapangan meliukkan badan
mengikuti irama musik. Nggak nyambung ya lomba jogednya, ini dari permintaan
anak-anak sendiri sih. Sesekali menyenangkan hati anak. Hahaha
Jadi, di hari
Kartini biasanya KBM ditiadakan dan diganti dengan perayaan itu tadi. Kebayang
bagaimana ramainya sampai para orang tua rela menunggu di pinggir lapangan
sampai selesai. Karena bagi mereka hal seperti ini adalah hiburan gratis
hahaha.
Tahun ini biarpun
sepi karena ditiadakan, setidaknya saya bersama anak-anak tetap merayakan
sendiri di kelas. Sekedar bercerita tentang sosok Kartini dan memberikan
motivasi agar anak-anak terlebih anak perempuan bisa meneladani sikap Kartini.
Kesimpulannya untuk
tahun ini adalah Hari Kartini saya tidak ada foto bersama dengan anak-anak. Sekolah
sepi, KBM berjalan seperti biasa, dan salon serta penyewaan baju adat di desa
sekitar sekolah saya juga sepi. Huhuhu.
1 comments
Subuh antri di salon itu aku ngerasain pas nungguin adek aku.... Heheheh...
ReplyDeleteTapi moment kartinian ini mmg selalu ditunggu murid2, pada seneng gt bisa dandan cantikkk
Silahkan tinggalkan jejak di blog guru kecil ya. Mohon untuk tidak memberikan LINK HIDUP dalam kolom komentar. Jika memang ada,komen akan di hapus. Terimakasih;)